Bekisar Merah Indonesia memiliki asa
untuk mendapatkan kemenangan ketika menghadapi Akademi Sriwijaya FC
dalam pertandingan lanjutan di Grup A Liga Remaja U-14 Sumsel Super
League tahun 2015 yang akan dilaksanakan hari Senin tanggal 20 April
2015 di Lapangan Hatta pukul 16.00 WIB.
Namun, asa itu tidak mudah untuk
diwujudkan oleh anak asuh Dedy Pranata tersebut. Hal itu diakui oleh
Sang Pelatih karena Akademi Sriwijaya FC dilatih oleh pelatih yang sudah
berpengalaman di Kota Palembang.
“Lawan Sriwijaya FC nanti, kami punya
target untuk menang. Kami sudah mempelajari pola permainan yang
diterapkan oleh Kak Ujang. Pemain kami pun siap untuk melayani permainan
dari anak-anak Sriwijaya FC dan kami yakin mampu mendapatkan tiga
poin.” ujar Dedy Pranata.
Pria yang akrab dengan sapaan Gentong
ini mengatakan, guna mewujudkan target untuk mendapatkan kemenangan
tersebut, dirinya telah mencoba melakukan perubahan strategi jika
dibandingkan dengan pertandingan sebelumnya.
“Beberapa pemain yang sebelumnya kita
mainkan, mungkin akan kita istirahatkan. Pemain yang belum pernah kita
mainkan, akan kita coba mainkan karena dalam beberapa kali pertemuan
latihan, kami menerapkan strategi yang baru..” ujar Gentong.
Sebagai tim yang baru dibentuk, Bekisar
Merah Indonesia mungkin masih terus berbenah dalam melakukan pembinaan
pemain sepak bola usia dini. Tim yang berlokasi di Jalan Lunjuk Jaya
Kecamatan Ilir Barat I ini, telah mengikuti Liga Remaja U-16 Sumsel
Super League dan Liga Remaja U-14 Sumsel Super League.
Rencananya, Bekisar Merah Indonesia juga
akan mengikuti Festival Sepak Bola U-13 yang akan dilaksanakan awal
Bulan Juni mendatang dan Divisi Utama U-23 Sumsel Super League pada
bulan Agustus nanti.
Saat ini, di Liga Remaja U-14 Sumsel
Super League, Bekisar Merah Indonesia berada di Grup A dan menduduki
peringkat 9 klasemen sementara dengan total 1 poin dari satu kali hasil
imbang dan satu kali kekalahan. Sedangkan lawan yang akan dihadapinya
yakni Akademi Sriwijaya FC A berada di peringkat 6 klasemen sementara ,
telah mendapatkan 6 poin dengan dua kali kemenangan dan satu kali
kekalahan.
Sumber : http://www.sumselsuperleague.com/
Bekisar Merah Indonesia Ingin Kalahkan Sriwijaya FC
InilahPalembang.com – Tim Komunitas Bekisar Merah Indonesia akhirnya menjalani debut mereka melakukan pertandingan di luar Palembang pada hari Sabtu tanggal 21 Maret 2015. Lawan tanding yang dihadapi oleh tim asuhan Deddy Pranata ini adalah Tim Gama dari Desa Gajah Mati Kabupaten Musi Banyuasin. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Tim Gama ini pernah melakukan pertandingan uji coba menghadapi pemain Sriwijaya FC.
Walaupun bermain pertama kali di daerah orang, ternyata tidak membuat takut Sawung Al Kautsar dan kawan-kawan. Justru mereka mampu menahan imbang tuan rumah dengan hasil akhir 0-0 dengan sistem pertandingan 2×30 menit.
Menurut Deddy Pranata, pertandingan ini memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi dirinya dan juga para pemain.
“kita turunkan dua tim, yakni yang masih U-17 dan Senior. Kami kalah 0-2 ketika yang remaja bertanding. Kalau yang usia diatas itu, kami mampu menahan imbang 0-0.” kata Deddy Pranata.
Pelatih yang akrab disapa dengan panggilan Gentong itu mengatakan, permainan tim lawan memang sangat baik dan bahkan jauh berkualitas dari tim yang diasuhnya. “Informasi yang kita dapatkan, mereka sering menjadi juara ketika mengikuti turnamen-turnamen di daerahnya. Sangat wajar jadi juara, permainan mereka bagus dan juga rapi.” jelas Gentong.
Selain memuji permainan tim lawan, Gentong juga mengatakan bahwa pelayanan yang diberikan oleh tim tuan rumah sangat baik. Perlakuan yang ramah dan sopan, didapatkan oleh Tim yang berlokasi di Jalan Lunjuk Jaya ini.
“Disini ternyata banyak lapangan sepak bola. Wajar kalau kualitas permainan mereka baik karena tempat latihan tersedia dan juga didukung oleh masyarakat. Tetapi secara keseluruhan, permainan tim kami juga tidak mengecewakan karena berhasil menahan imbang mereka.” jelasnya.
Bekisar Merah Indonesia merupakan satu dari banyaknya tim yang mengikuti Sumsel Super League. Saat ini mereka sedang mengikuti Liga Remaja U-14 Sumsel Super League Musim 2015 yang diselenggarakan oleh Hendri Zainuddin dan mendapatkan dukungan dari KONI Kota Palembang, Assosiasi PSSI Kota Palembang, Sriwijaya POS, Super Ball, dan Tribun Sumsel.
“Tim ini diperkuat oleh pemain yang belum berpengalaman dan sedang kita siapkan untuk ikut serta pada Divisi Utama U-23 SSL yang rencananya akan digelar oleh Pak Hendri.” tuturnya.
Bekisar Merah Indonesia Tahan Imbang Tim Gajah Mati
Enam gol Persegrata disumbangkan oleh
Apri Idrian, Muhammad Salman Alfarisyi, Apri Idrian, dan empat gol
lainnya masing-masing diciptakan oleh Vernando Pradima dan Rasta Bangun.
Keberhasilan mendapatkan tiga poin,
membuat tim asuhan Syamsul Anwar Ramsa ini berada di peringkat pertama
dengan total 13 poin dari enam pertandingan dengan rincian empat kali
menang, satu kali imbang, dan satu kali kalah, serta enam belas kali
memasukkan bola dan tiga kali kebobolan.
Sedangkan di posisi kedua, PS. Palembang
All Star baru mendapatkan 12 poin dari empat pertandingan yang telah
dilaksanakan. Empat pertandingan itu, berhasil dilalui oleh PS.
Palembang All Star dengan kemenangan. Tim asuhan Irsan itu, masih
mempunyai peluang untuk menduduki peringkat pertama apabila dua
pertandingan terakhir, juga dilalui dengan kemenangan sehingga tetap
menjaga peluang untuk lolos ke Babak Delapan Besar.
Sementara itu, di pertandingan lainnya
PS. Tunas Inti berhasil membungkam Bekisar Merah Indonesia dengan
kedudukan akhir 5-0. Tim asuhan Nefiansyah itu, berhasil masuk ke empat
besar klasemen sementara Grup D dengan total 9 poin dan menyamai
peringkat tiga yakni PS. Pandawa yang lebih unggul produktifitas gol.
CEO Sumsel Super League, Hendri
Zainuddin, mengatakan bahwa hasil ini membuat persaingan di Grup B
tambah menarik. Apabila melakukan kesalahan sedikit saja, peluang untuk
mendapatkan satu tiket ke Babak Delapan Besar, bisa hilang.
“Dua tiket Grup B, masih diperebutkan
oleh tiga tim yakni Pertamina, Palembang All Star, dan Persegrata. Jika
tidak berhati-hati, bisa saja peluang tertutup. Sedangkan di Grup D,
Gandus Putra berpeluang besar untuk mendampingi Akademi SFC yang telah
lolos terlebih dahulu. Inilah menariknya Liga ini, persaingan masih
terus terjadi hingga pertandingan terakhir.” ujar Hendri Zainuddin.
Sumber : HendriZainuddin.com
Bekisar Merah Indonesia Kalah 0-5
Bekisar Merah Indonesia berhasil menjadi juara
pada Turnamen U 14 Pra SSL yang diselenggarakan oleh Pengurus Assosiasi
Sekolah Sepak Bola Kota Palembang dan bekerja sama dengan Sumsel Super
League yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 03 Januari 2015 di
Lapangan Aneka Komplek Pertamina Kota Palembang.
Ketua Pelaksana
turnamen ini menjelaskan bahwa libur tahun baru dan libur sekolah,
membuat pesertanya tidak terlalu banyak sehingga hanya ada enam peserta
saja yang mengikuti turnamen yang sempat tertunda hampir dua bulan ini.
"Kami
memang sudah berencana melaksanakan turnamen ini semenjak akhir tahun
kemarin, namun oleh karena beberapa hal akhirnya kita tunda. Sayangnya,
saat ini hanya ada enam SSB yang ikut serta karena banyak pemain di SSB
yang sedang menjalani liburan tahun baru." kata Sandi, Ketua Pelaksana
Turnamen U 14.
Bekisar Merah Indonesia Juara Turnamen U 14
Kendati gagal mendapatkan kemenangan
ketika menjalani pertandingan di Grup D Liga Remaja U-16 Sumsel Super
League tanggal 23 Desember 2014 di Lapangan Hatta pukul 16.00 WIB,
Pelatih Bekisar Merah Indonesia tetap puas dengan permainan yang
ditampilkan anak asuhnya.
Menurut Gentong, sapaan akrab Pelatih
Bekisar Merah Indonesia, pola permainan yang diingkan oleh dirinya,
berhasil diterapkan dengan baik oleh Muhammad Akmal dan kawan-kawan. “Kita hari ini memang kalah, tetapi
secara permainan, adek-adek pemain, sudah mengalami peningkatan yang
luar biasa dari sebelumnya. Mereka mampu mempraktekkan apa yang saya
inginkan dan strategi itu sangat membuat tim lawan” ujar Gentong,
selesai pertandingan.
Gentong mengatakan bahwa dirinya sangat
kecewa melihat permainan tim lawan. Menurutnya, seharusnya permainan
sepak bola yang modern, tidak ada lagi yang bermain dengan terlebih
dahulu mencederai lawan. “Pertandingan tadi, kita lihat pemain
lawan bermain sangat kasar. Pemain kita sudah ada yang terjatuh, tetapi
masih ditendang juga. Bahkan, satu orang pemain kita ada tulang
keringnya terluka. Di pertandingan sebelumnya, pemain kita juga
diperlakukan sama. Tangannya sampai cedera akibat permainan kasar tim
lawan. Sepertinya Sportifitas sudah tidak di junjung tinggi lagi.” kata
pria yang bernama asli Deddy Pranata ini.
Namun dirinya tetap menyadari bahwa
permainan sepak bola memang cenderung keras dan dirinya sudah menasehati
pemain agar bermain hati-hati dan tidak merugikan pemain lawan. “Walau
demikian, kami tetap bersyukur dengan apa yang telah kami alami dan
memberikan pelajaran bagi mereka untuk menjadi lebih sportif dan
menghargai lawan disaat lawan tidak sportif.” tutur Gentong.
Kekalahan 0-2, membuat tim yang
bermarkas di Jalan Lunjuk Jaya ini, harus puas berada di peringkat enam
klasemen sementara dengan total 3 poin dari empat pertandingan dengan
rincian satu kali menang dan tiga kali kalah. Sedangkan peringkat
pertama, diduduki oleh Akademi Sriwijaya FC dengan 11 poin dan peringkat
dua ditempati oleh PS. Gandus Putra dengan total 10 poin.
Pelatih Bekisar Merah Indonesia Merasa Puas
Liga Remaja U-16 Palembang Super
League Musim 2014-2015, akhirnya secara resmi dibuka oleh Hendri
Zainuddin sebagai Ketua Penyelenggara. Pembukaan dilaksanakan di
Lapangan Hatta pada hari Sabtu tanggal 25 Oktober 2014 pukul 13.30 WIB
dan dihadiri oleh klub peserta.
Bekisar Merah Indonesia sebagai klub peserta liga itu, berada di Grup D. Selain Bekisar Merah Indonesia, terdapat nama lainnya yakni PS. Gandus Putra, PS. Tunas Inti, Sriwijaya Asah Soccer, PS. Putra Sukma, Akademi Sriwijaya FC, dan PS. Pandawa.
Ketua Umum Bekisar Merah Indonesia, Oyong Hairudin, menjelaskan bahwa tim mereka akan menjalani pertandingan pertama melawan PS. Putra Sukma dan kemudian menghadapi Sriwijaya Asah Soccer.
"Berdasarkan jadwal yang kami dapatkan, Bekisar Merah Indonesia akan menghadapi PS. Putra Sukma pada tanggal 11 November 2014 nanti dan tanggal 27 November 2014 lawan Sriwijaya Asah Soccer, 03 Desember lawan Akademi Sepak Bola FC, 23 Desember lawan PS. Pandawa, 13 Januari lawan PS. Tunas Inti, dan 27 Januari 2014 lawan PS. Gandus Putra." ujar Oyong.
Enam Laga Bekisar Merah Indonesia
Langganan:
Postingan
(
Atom
)

