Bekisar Merah Indonesia

Bekisar Merah Indonesia adalah sebuah Komunitas Olahraga Sepak Bola yang berada di Jalan Lunjuk Jaya Kelurahan Lorok Pakjo Kota Palembang. Komunitas olahraga ini baru berdiri pada tanggal 08 Agustus 2014 yang lalu dan saat ini diikuti hampir seratus orang siswa dengan berbagai kategori usia. Mulai dari KU-10, KU-12, KU-14, KU-16, KU-18, dan KU-23. Komunitas olahraga ini bertujuan untuk menghindarkan Generasi Muda yang ada di Kota Palembang dari bahaya pergaulan bebas dan kenakalan remaja yang merugikan dirinya sendiri dan juga orang lain.

Bekisar Merah Indonesia memiliki asa untuk mendapatkan kemenangan ketika menghadapi Akademi Sriwijaya FC dalam pertandingan lanjutan di Grup A Liga Remaja U-14 Sumsel Super League tahun 2015 yang akan dilaksanakan hari Senin tanggal 20 April 2015 di Lapangan Hatta pukul 16.00 WIB.

Namun, asa itu tidak mudah untuk diwujudkan oleh anak asuh Dedy Pranata tersebut. Hal itu diakui oleh Sang Pelatih karena Akademi Sriwijaya FC dilatih oleh pelatih yang sudah berpengalaman di Kota Palembang.

“Lawan Sriwijaya FC nanti, kami punya target untuk menang. Kami sudah mempelajari pola permainan yang diterapkan oleh Kak Ujang. Pemain kami pun siap untuk melayani permainan dari anak-anak Sriwijaya FC dan kami yakin mampu mendapatkan tiga poin.” ujar Dedy Pranata.

Pria yang akrab dengan sapaan Gentong ini mengatakan, guna mewujudkan target untuk mendapatkan kemenangan tersebut, dirinya telah mencoba melakukan perubahan strategi jika dibandingkan dengan pertandingan sebelumnya.

“Beberapa pemain yang sebelumnya kita mainkan, mungkin akan kita istirahatkan. Pemain yang belum pernah kita mainkan, akan kita coba mainkan karena dalam beberapa kali pertemuan latihan, kami menerapkan strategi yang baru..” ujar Gentong.

Sebagai tim yang baru dibentuk, Bekisar Merah Indonesia mungkin masih terus berbenah dalam melakukan pembinaan pemain sepak bola usia dini. Tim yang berlokasi di Jalan Lunjuk Jaya Kecamatan Ilir Barat I ini, telah mengikuti Liga Remaja U-16 Sumsel Super League dan Liga Remaja U-14 Sumsel Super League.

Rencananya, Bekisar Merah Indonesia juga akan mengikuti Festival Sepak Bola U-13 yang akan dilaksanakan awal Bulan Juni mendatang dan Divisi Utama U-23 Sumsel Super League pada bulan Agustus nanti.

Saat ini, di Liga Remaja U-14 Sumsel Super League, Bekisar Merah Indonesia berada di Grup A dan menduduki peringkat 9 klasemen sementara dengan total 1 poin dari satu kali hasil imbang dan satu kali kekalahan. Sedangkan lawan yang akan dihadapinya yakni Akademi Sriwijaya FC A berada di peringkat 6 klasemen sementara , telah mendapatkan 6 poin dengan dua kali kemenangan dan satu kali kekalahan.

Bekisar Merah Indonesia Ingin Kalahkan Sriwijaya FC

InilahPalembang.com – Tim Komunitas Bekisar Merah Indonesia akhirnya menjalani debut mereka melakukan pertandingan di luar Palembang pada hari Sabtu tanggal 21 Maret 2015. Lawan tanding yang dihadapi oleh tim asuhan Deddy Pranata ini adalah Tim Gama dari Desa Gajah Mati Kabupaten Musi Banyuasin. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Tim Gama ini pernah melakukan pertandingan uji coba menghadapi pemain Sriwijaya FC. 

Walaupun bermain pertama kali di daerah orang, ternyata tidak membuat takut Sawung Al Kautsar dan kawan-kawan. Justru mereka mampu menahan imbang tuan rumah dengan hasil akhir 0-0 dengan sistem pertandingan 2×30 menit. Menurut Deddy Pranata, pertandingan ini memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi dirinya dan juga para pemain. 

“kita turunkan dua tim, yakni yang masih U-17 dan Senior. Kami kalah 0-2 ketika yang remaja bertanding. Kalau yang usia diatas itu, kami mampu menahan imbang 0-0.” kata Deddy Pranata. 

Pelatih yang akrab disapa dengan panggilan Gentong itu mengatakan, permainan tim lawan memang sangat baik dan bahkan jauh berkualitas dari tim yang diasuhnya. “Informasi yang kita dapatkan, mereka sering menjadi juara ketika mengikuti turnamen-turnamen di daerahnya. Sangat wajar jadi juara, permainan mereka bagus dan juga rapi.” jelas Gentong. 

Selain memuji permainan tim lawan, Gentong juga mengatakan bahwa pelayanan yang diberikan oleh tim tuan rumah sangat baik. Perlakuan yang ramah dan sopan, didapatkan oleh Tim yang berlokasi di Jalan Lunjuk Jaya ini. 

“Disini ternyata banyak lapangan sepak bola. Wajar kalau kualitas permainan mereka baik karena tempat latihan tersedia dan juga didukung oleh masyarakat. Tetapi secara keseluruhan, permainan tim kami juga tidak mengecewakan karena berhasil menahan imbang mereka.” jelasnya. 

Bekisar Merah Indonesia merupakan satu dari banyaknya tim yang mengikuti Sumsel Super League. Saat ini mereka sedang mengikuti Liga Remaja U-14 Sumsel Super League Musim 2015 yang diselenggarakan oleh Hendri Zainuddin dan mendapatkan dukungan dari KONI Kota Palembang, Assosiasi PSSI Kota Palembang, Sriwijaya POS, Super Ball, dan Tribun Sumsel. 

“Tim ini diperkuat oleh pemain yang belum berpengalaman dan sedang kita siapkan untuk ikut serta pada Divisi Utama U-23 SSL yang rencananya akan digelar oleh Pak Hendri.” tuturnya.

Bekisar Merah Indonesia Tahan Imbang Tim Gajah Mati

Persegrata berhasil menggeser PS. Palembang All Star dari pimpinan sementara klasemen Grup B Liga Remaja U-16 Sumsel Super League Musim 2014-2015, setelah berhasil mengalahkan Jeflin FC dengan kedudukan akhir 6-0 pada hari Rabu tanggal 14 Januari 2015 di Lapangan Hatta Kota Palembang.

Enam gol Persegrata disumbangkan oleh Apri Idrian, Muhammad Salman Alfarisyi, Apri Idrian, dan empat gol lainnya masing-masing diciptakan oleh Vernando Pradima dan Rasta Bangun.

Keberhasilan mendapatkan tiga poin, membuat tim asuhan Syamsul Anwar Ramsa ini berada di peringkat pertama dengan total 13 poin dari enam pertandingan dengan rincian empat kali menang, satu kali imbang, dan satu kali kalah, serta enam belas kali memasukkan bola dan tiga kali kebobolan.

Sedangkan di posisi kedua, PS. Palembang All Star baru mendapatkan 12 poin dari empat pertandingan yang telah dilaksanakan. Empat pertandingan itu, berhasil dilalui oleh PS. Palembang All Star dengan kemenangan. Tim asuhan Irsan itu, masih mempunyai peluang untuk menduduki peringkat pertama apabila dua pertandingan terakhir, juga dilalui dengan kemenangan sehingga tetap menjaga peluang untuk lolos ke Babak Delapan Besar.

Sementara itu, di pertandingan lainnya PS. Tunas Inti berhasil membungkam Bekisar Merah Indonesia dengan kedudukan akhir 5-0. Tim asuhan Nefiansyah itu, berhasil masuk ke empat besar klasemen sementara Grup D dengan total 9 poin dan menyamai peringkat tiga yakni PS. Pandawa yang lebih unggul produktifitas gol.

CEO Sumsel Super League, Hendri Zainuddin, mengatakan bahwa hasil ini membuat persaingan di Grup B tambah menarik. Apabila melakukan kesalahan sedikit saja, peluang untuk mendapatkan satu tiket ke Babak Delapan Besar, bisa hilang.

“Dua tiket Grup B, masih diperebutkan oleh tiga tim yakni Pertamina, Palembang All Star, dan Persegrata. Jika tidak berhati-hati, bisa saja peluang tertutup. Sedangkan di Grup D, Gandus Putra berpeluang besar untuk mendampingi Akademi SFC yang telah lolos terlebih dahulu. Inilah menariknya Liga ini, persaingan masih terus terjadi hingga pertandingan terakhir.” ujar Hendri Zainuddin.

Bekisar Merah Indonesia Kalah 0-5

Bekisar Merah Indonesia berhasil menjadi juara pada Turnamen U 14 Pra SSL yang diselenggarakan oleh Pengurus Assosiasi Sekolah Sepak Bola Kota Palembang dan bekerja sama dengan Sumsel Super League yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 03 Januari 2015 di Lapangan Aneka Komplek Pertamina Kota Palembang.

Ketua Pelaksana turnamen ini menjelaskan bahwa libur tahun baru dan libur sekolah, membuat pesertanya tidak terlalu banyak sehingga hanya ada enam peserta saja yang mengikuti turnamen yang sempat tertunda hampir dua bulan ini.

"Kami memang sudah berencana melaksanakan turnamen ini semenjak akhir tahun kemarin, namun oleh karena beberapa hal akhirnya kita tunda. Sayangnya, saat ini hanya ada enam SSB yang ikut serta karena banyak pemain di SSB yang sedang menjalani liburan tahun baru." kata Sandi, Ketua Pelaksana Turnamen U 14.

Bekisar Merah Indonesia Juara Turnamen U 14

Kendati gagal mendapatkan kemenangan ketika menjalani pertandingan di Grup D Liga Remaja U-16 Sumsel Super League tanggal 23 Desember 2014 di Lapangan Hatta pukul 16.00 WIB, Pelatih Bekisar Merah Indonesia tetap puas dengan permainan yang ditampilkan anak asuhnya.

Menurut Gentong, sapaan akrab Pelatih Bekisar Merah Indonesia, pola permainan yang diingkan oleh dirinya, berhasil diterapkan dengan baik oleh Muhammad Akmal dan kawan-kawan. “Kita hari ini memang kalah, tetapi secara permainan, adek-adek pemain, sudah mengalami peningkatan yang luar biasa dari sebelumnya. Mereka mampu mempraktekkan apa yang saya inginkan dan strategi itu sangat membuat tim lawan” ujar Gentong, selesai pertandingan.

Gentong mengatakan bahwa dirinya sangat kecewa melihat permainan tim lawan. Menurutnya, seharusnya permainan sepak bola yang modern, tidak ada lagi yang bermain dengan terlebih dahulu mencederai lawan. “Pertandingan tadi, kita lihat pemain lawan bermain sangat kasar. Pemain kita sudah ada yang terjatuh, tetapi masih ditendang juga. Bahkan, satu orang pemain kita ada tulang keringnya terluka. Di pertandingan sebelumnya, pemain kita juga diperlakukan sama. Tangannya sampai cedera akibat permainan kasar tim lawan. Sepertinya Sportifitas sudah tidak di junjung tinggi lagi.” kata pria yang bernama asli Deddy Pranata ini.

Namun dirinya tetap menyadari bahwa permainan sepak bola memang cenderung keras dan dirinya sudah menasehati pemain agar bermain hati-hati dan tidak merugikan pemain lawan. “Walau demikian, kami tetap bersyukur dengan apa yang telah kami alami dan memberikan pelajaran bagi mereka untuk menjadi lebih sportif dan menghargai lawan disaat lawan tidak sportif.” tutur Gentong.

Kekalahan 0-2, membuat tim yang bermarkas di Jalan Lunjuk Jaya ini, harus puas berada di peringkat enam klasemen sementara dengan total 3 poin dari empat pertandingan dengan rincian satu kali menang dan tiga kali kalah. Sedangkan peringkat pertama, diduduki oleh Akademi Sriwijaya FC dengan 11 poin dan peringkat dua ditempati oleh PS. Gandus Putra dengan total 10 poin.

Pelatih Bekisar Merah Indonesia Merasa Puas

Liga Remaja U-16 Palembang Super League Musim 2014-2015, akhirnya secara resmi dibuka oleh Hendri Zainuddin sebagai Ketua Penyelenggara. Pembukaan dilaksanakan di Lapangan Hatta pada hari Sabtu tanggal 25 Oktober 2014 pukul 13.30 WIB dan dihadiri oleh klub peserta.

Bekisar Merah Indonesia sebagai klub peserta liga itu, berada di Grup D. Selain Bekisar Merah Indonesia, terdapat nama lainnya yakni PS. Gandus Putra, PS. Tunas Inti, Sriwijaya Asah Soccer, PS. Putra Sukma, Akademi Sriwijaya FC, dan PS. Pandawa.

Ketua Umum Bekisar Merah Indonesia, Oyong Hairudin, menjelaskan bahwa tim mereka akan menjalani pertandingan pertama melawan PS. Putra Sukma dan kemudian menghadapi Sriwijaya Asah Soccer.

"Berdasarkan jadwal yang kami dapatkan, Bekisar Merah Indonesia akan menghadapi PS. Putra Sukma pada tanggal 11 November 2014 nanti dan tanggal 27 November 2014 lawan Sriwijaya Asah Soccer, 03 Desember lawan Akademi Sepak Bola FC, 23 Desember lawan PS. Pandawa, 13 Januari lawan PS. Tunas Inti, dan 27 Januari 2014 lawan PS. Gandus Putra." ujar Oyong.

Enam Laga Bekisar Merah Indonesia